Kelas Menulis Online Bersama OmJay |
||
Resume kuliah
|
:
|
Menulis di Media Cetak
|
Waktu
|
:
|
Rabu, 13 Mei 2020, Pukul 13.00-15.00
|
Narasumber
|
:
|
Dra. Rahmi Wilandari, M.Pd
|
Materi
|
:
|
Menulis di Media Cetak (PTK, Artikel)
|
Peresum
|
:
|
Endang Ambarwati
(kionung@gmail.com)
|
Daftar Narsum Belajar Menulis dan Menerbitkan Buku PGRI Selama Bulan Ramadhan Minggu KetigaTanggal 11 sampai 15 Mei 202 Pukul 13.00- 15.00 WIB di WA Group PGRI
- Senen, 11 Mei 2020, Tim Webex kartika ke sekolah, Penggunaan
Aplikasi Webex.
- Selasa, 12 Mei 2020, Arif Ntt, Materi Berbagi Pengalaman
Menjadi Pemenang Inobel
- Rabu, 13 Mei 2020, Dra. RAHMI WILANDARI, M.Pd SMAN 21 Surabaya.
Materi " Menulis di Media Cetak "
- Kamis, 14 Mei 2020, Asep Safaat, Menulis Opini di Media cetak
- Jumat, 15 Mei 2020, Edi Arham, Pengalaman Mengajar di Daerah 3T
Berdasarkan jadwal
diatas untuk pertama kali saya belajar menulis resume belajar menulis online
angkatan 10 dengan materi “Menulis di Media Cetak. Materi menarik karena yang
dibahas PTK yang selama ini membuat sebagian guru agak malas untuk melakukan,
karena membutuhkan proses yang lumayan rumit. Dalam buku 4 PTK merupakan salah satu syarat yang
harus dipenuhi oleh guru yang akan mengajukan naik pangkat ke IV a. Artikel ilmiah
juga disampaikan bahkan juga tentang best prestice.
Materi PTK
yang disampaikan antara lain:
a)
contoh
format laporan PTK
ü
Halaman
judul
ü
Halam
pengesahan
ü
Abstrak
(Bahasa Indonesia+ Bahasa Inggris, maksimum masing-masing 150 s.d 250 kata)
ü Kata Pengantar
ü
Daftar
isi
ü
Daftar
Tabel
ü
Daftar
Grafik
ü
Datar
Gambar
ü
Daftar
Lampira
b)
Contoh
format laporan PTK
BAB I Pendahuluan
A. Masalah
dan latar belakang masalah. Uraikan secara lugas masalah yang ingin
ditanggulangi, penyebab timbulnya masalah tersebut, dan tingkat masalah yang
ingin ditanggulangi oleh peneliti.
B. Rumusan
masalah uraikan secara singkat bentuk tindakan yang akan diambil (misal mengapa
berbasis teknologi dan komunikasi/TIK?) argumentasis teoritik dan/atau empiric pemilihan
tindakan, dan rumuskan hipotesis tindakan sebagai landasan tindakan yang
digunakan (bila dipandang memungkinkan)
C.
Tujuan
penelitian, uraikan hasil penelitian yang diharapkan (anticipated results dari
peneliti.
D. Ruang
lingkup peneltian. Sebutkan lingkup atau batas-batas tindkan yang akan diambil
peneliti.
E.
Manfaat
penelitian. Uriakan secara jelas manfaat hasil penelitian bagi sekolah (isalnya
pengembangan kurikulum, kebijakan guru, maupun siswa, dsb)
c)
BAB
II : Pembahasan, Kerangka Pikir dan Hipotesis
A.
Pembahasan.
Uraikan dengan seksama dan deskriptif variable penelitian anda (uraikan variable
X dan Y)
B.
Kerangka
piker adalah sintaks dari hasil Analisa variable peneltian yang berbentuk skema
yang menghasilkan sebuah pertanyaan.
C.
Hipotesisis
berisi dugaan sementara calon peneliti terkait variable penelitian yang biasanya
ditandai kalimat jika..maka..
d)
BAB
III : Prosedur Penelitian Tindakan Kelas
A.
Setting
penelitian. Sebutkan lokasi penelitian, waktu penyelenggaraan penelitian (missal
Semester I, II, bulan, tahun, dsb) dan karaktersitik kelompok sasaran yan
gmenjadi subjek penelitian, serta bentuk antivitas penggunaan ICT dalam
pembelajaran.
B.
Prosedur Penelitian1. Gambaran
Umum Penelitian
Uraikan gambaran umum penelitian yang dilakukan termasuk jumlah dan prosedur siklus penelitian yang dilakukan.
Uraikan gambaran umum penelitian yang dilakukan termasuk jumlah dan prosedur siklus penelitian yang dilakukan.
C.
Rincian Prosedur Penelitian
1)
Persiapan Tindakan
Sebutkan
persiapan apa saja yang dilakukan (seperti analisis diagnostik untuk menspesifikasi
masalah dan rincian penyebab timbulnya masalah), pembuatan alat-alat
berbasis TIK dalam rangka tindakan, dan lain-lain yang terkait dengan
pelaksanaan tindakan di kelas
2)
Implementasi Tindakan
Deskripsikan tindakan yang akan diambil, skenario kerja tindakan, dan prosedur tidakan yang digunakan peneliti
Deskripsikan tindakan yang akan diambil, skenario kerja tindakan, dan prosedur tidakan yang digunakan peneliti
3)
Pemantauan dan Evaluasi
Uraikan Prosedur pemantauan dan evaluasi tindakan, alat- alat pemantauan dan evaluasi yang digunakan, beserta kriteria keberhasilan tindakannya
Uraikan Prosedur pemantauan dan evaluasi tindakan, alat- alat pemantauan dan evaluasi yang digunakan, beserta kriteria keberhasilan tindakannya
4)
Analisis dan Refleksi
Uraikan prosedur analisis hasil pemantauan dan refleksi terhadap tindakan yang telah diambil, tim yang terlibat dalam analisis hasil pemantauan dan refleksi, kriteria dan rencana bagi tindakan daur ulang.
Uraikan prosedur analisis hasil pemantauan dan refleksi terhadap tindakan yang telah diambil, tim yang terlibat dalam analisis hasil pemantauan dan refleksi, kriteria dan rencana bagi tindakan daur ulang.
e)
BAB IV : Hasil Penelitian dan Pembahasan
Sajikan hasil penelitian atau temuan setelah tindakan
dilaksanakan dan penyajian temuan harus sesuai dengan masalah yang telah
dirumuskan, dan dilakukan pembahasan secara lengkap tentang temuan atau hasil
PTK tersebut. Pembahasan hendaknya memberikan penjelasan tentang kegagalan maupun
keberhasilan penerapan TIK dalam pembelajaran, tentu bila salah satu atau
keduanya ada, suatu tindakan
BAB V :
SIMPULAN DAN SARAN
A.
SimpulanSimpulkan hasil penelitian yang diperoleh secara lengkap,
sesuai dengan masalah yang diteliti
B.
Saran- saranAjukan saran- saran untuk penerapan hasil
penelitian dan kemungkinan penelitian lebih lanjut dimasa mendatang.
f)
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN-LAMPIRAN
1.
Silabus
2.
Materi Ajar
3.
RPP
4.
Media
Pembelajaran
5.
Nilai dan daftar hadir siklus 1-3
6.
Lembar Pengamatan
Aktivitas Guru
7.
Lembar Pengamatan
Aktivitas Siswa
8.
Foto kegiatan Penelitian
9.
Lampiran lain-lain ( Undangan Seminar, Panitia Seminar,
Notulen Seminar, Surat Pernyataan Keoriginal Penelitian , Surat Keterangan
Waktu Penelitian , Penyerahan PTK ke Perputakaan Sekolah)
g)
CONTOH ABSTRAK
Wilandari,
Rahmi. 2018. Penerapan Pembelajaran
Kooperatif Tipe Make a match( Mencari Pasangan)dengan Media Kartu Remi untuk meningkatkan Ketuntasan Belajar
Siswa Materi Permintaan dan Penawaran Di Kelas X IIS 1 SMAN 21 Surabaya
Penelitian ini dilakukan dengan
tujuan menerapkan pembelajaran
Kooperatif Tipe Make
a Match ( Mencari Pasangan ) dengan Media Kartu Model Remi untuk meningkatkan Ketuntasan belajar Siswa
kelas X
IIS1 di SMAN 21 Surabaya.
Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK), yang terdiri dari
3 siklus.
Subyek penelitian adalah siswa kelas X IIS1
SMA Negeri 21 Surabaya.Tehnik Analisa data untuk validitas soal
menggunakan rumus korelasi Product Moment Pearson
Kesimpulan dari hasil penelitian bahwa : (1) Rata-rata hasil Belajar siklus
pertama 76,49 pada siklus kedua
rata-rata hasil belajar : 78,92 dan pada siklus ketiga rata-rata hasil belajar : 84,32 , (2) Pada siklus pertama siswa yang
dinyatakan tuntas sebesar 64,86 %, sedangkan untuk siklus kedua siswa yang
dinyatakan tuntas sebesar 75,68 % untuk siklus ketiga yang tuntas 89,19 %. (3) adanya respon positif dari siswa terhadap
penerapan Kartu Model Remi sebagai media pembelajaran. Berdasarkan angket
respon siswa sebagian besar siswa setuju dan sangat setuju dengan penerapan
pembelajaran kooperatif tipe Make a Match dengan Kartu Model Remi. Hal ini
dapat disimpulkan bahwa Pembelajaran
Kooperatif tipe Make a Match dengan Media Kartu Remi dapat meningkatkan
ketuntasan Belajar Siswa di SMAN 21 Surabaya
Kata kunci : Kooperatif Make a Match
, Ketuntasan Belajar Siswa, Media Kartu Model Remi
h)
Artikel
Ilmiah
Untuk
Penulisan Artikel Ilmiah yang sedang (
1500 -2000 kata ) kita bisa menuliskan dalam beberapa Paragraf
-
Paragraf 1 (
berisi Pengantar dan Permasalahan )
-
Paragraf 2-10 ( Pembahasan dan Cara / Altenatif Pemecahan /
Solusi )
-
Paragraf ke 11 ( Kesimpulan )
-
Kertas ukuran A4 3- 4 halaman dengan spasi 1,5
-
Jika untuk Lomba tergantung permintaan panitia
Untuk artikel
Ilmiah pendek 500 -1000 kata sdh bisa menjadi artikel Ilmiah ( Jawa Pos )
Dari
materi yang disampaikan dapat disimpulkan :
1)
Untuk
membuat PTK harus sesuai dengan format PTK dan sesuai dengan buku final 4.
2)
Untuk
Penelitian ada penelitian Deskriptif. Penelitian eksperimen penelitian murni) dan
Penelitian Tindakan Kelas PTK). Bagi guru
PTK adalah harus bisa melaksanakan dan
sangat mudah karena dari kejadian sehari saat mengajar.
3)
Kategori
Penulis Fiksi (cerpen, novel, cerita bersambung) dan non Fiksi (artikel ilmiah).
Penulis artikelpun juga ada macamnya : penulis Umum ada Penulis buku teks.
Penulisan KTI atau artikel dibutuhkan
wawasan untuk rajin membaca baik buku cetakan atau e book.
4)
Pesan
beliau “Sebuah keberhasilan harus disertai usaha, semangat serta kerja keras.”
Mulailah belajar disiplin diri
menulis setiap hari. Insya'allah kalau sudah terbiasa akan enak, dan kecanduan
untuk selalu menulis dan menulis.
Adapun beberapa
pertanyaan dari peserta antara lain:
- Kriteria judul PTK yang bagus
seperti apa biar tidak tertolak?
- Bentuk artikel ilmiah
bagaimana dan apa syarat-syarat yang harus dpenuhi dalam isi artikl tsb?
- Bagaimana cara kirim artikl ke
media seperti majalah, Jawa Pos?
- Pertanyaan 1, Saya ingin bertanya ibu
Rahmi...tadi dari paparan ibu ada penelitian deskriptif, tolong ibu
jelaskan penelitian deskriptif itu contohnya yang bagaimana dan apakah
bisa digunakan sebagai karya tulis ilmiah Bu. Rachmi dari Banyuwangi
- Said Makassar. Salah satu
faktor penghambat kenaikan pangkat guru adalah kekurang mampuan meneliti
dan menulis karya ilmiah seperti PTK.
Pertanyaan :
ü Ciri utama PTK adalah
adanya siklus. Bagaimana kalau hasil penilaian siklus 1 ke siklus 2 menurun?
ü PTK diseminarkan disekolah. Bagaimana
prosedurnya?
- Apakah PTK wajib menggunakan
sebuah model atau metode pembelajaran? Dan apakah mutlak 3 siklus yang ada
dalam sebuah PTK? Tks bu. Yulius Roma-Tana Toraja
- Saya Pajarwati dari Tangerang.
Dalam pembuatan PTK itu awalnya adalah problem dalam kelas yg akan di
perbaiki. Treatmen apa yang dilakukan supaya PTK itu benar2 sebuah
penelitian, karena terkadang guru hanya mengejar target untuk kenaikan
pangkat belaka.
- Dalam penulisan PTK, sumber
utamanya kan kita guru, berdasarkan temuan2 kita saat mengajar, adakah
sumber2 tambahan dari luar yg Ibu ambil sebagai referensi dalam Penulisan
PTK bu?
- Ibu, mohon penjelasan
perbedaan pembahasan pada HASIL dan PEMBAHASAN. Saya kadang keliru antara
HASIL dan PEMBAHASAN. Isminatun Sukoharjo
- Perkenalkan
saya bu Beni dr Bojonegoro, saya pernah lomba Best Practice sesuai dengan
ketentuan dari panitia, namun setelah presentasi ada komentar bebrapa
orang mengatakan bahwa best practice saya terlihat seperti PTK, yang mau saya
tanyakan *apa perbedaan signifikan antara PTK dan best practice, mengingat
keduanya sama-sama mencari solusi dengan menerapkan strategi tertentu.
- Saya
Sri Indayani dari Lamongan. Yang saya tau di sekitar saya biasanya PTK
datanya tidak asli karena mencari data nilai asli seperti yang diharapkan
susah banget. Bagaimana tipsnya agar saat melakukan penilaian didapatkan
nilai seperti yang diharapkan saat membuat PTK sehingga data nilai yang
dipakai asli?
- Saya
Sumarjiyati dari Gk,yang mau saya tanyakan buk.. saya lihat di ppt abstrak
menggunakan bahasa inggris. apakah abstrak di dalam ptk harus menggunakan
bhsa inggris buk? terimakasih
- Saya
tidak pandai merangkai kata-kata untuk menjadi sebuah kalimat dan menjadi
sebuah paragraf yang enak untuk dibaca. Bagaimana cara memulainya..saya hanya
punya tekad kuat seperti kata Om
Jay..Write or Die..?..mohon bimbingannya ..trmksh
- Penelitian diskriptif peneliti mampu mengidentifikasi
mengapa, apa dan bgmn fenomena
sosial... Banyak sekali gejala sosial yang terkadang kita bisa
memprediksinya.
- Saya
Eti Haryati dari Bogor. Saya terus terang lemah sekali dalam menulis
terutama dalam merangkai kata. bagaimana tip untuk supaya ada keterampilan
dalam merangkai kata sehingga menjadi tulisan yang menarik?
- Saya dan murid saya tentang
layanan non tunai, dengan tehnik wawancara. Ternyata pelayanan sekarang lebih
banyak menggunakan E Money... pernah mengadakan penelitian diskriptif
- PTK minimal harus 2 siklus, 3
siklus lebih baik. Di PPT saya ada lampiran apa saja yg diperlukan supaya
PTK tidak ditolak.
- Kalau pakai media
pembelajaran maka PTK ada 3
variabel, dan harus ada lembar
pengamatan penggunaan Media...
- Yah... Penelitian dari siklus
1 ke siklus 2 dan siklus 3 ya harus ada peningkatan .Gurukan dalang bagaimana
menjalankan lakon agar bisa meningkat.
- Saya Donieks dari Palangka Raya. Saya mau bertanya
gimana penulisan yang menarik pada PTK
- Apa ciri -ciri artikel yang mudah dimuat
di media cetak, Sri Budi gresik
- Saya mau tanya bahwa
Penulis artikel ada macamnya: penulis Umum ada Penulis buku teks keduanya
apa memiliki ciri penulisan yang berbeda atau bagai mana untuk memulai
menulisnya. Donieks. Palangka Raya
- Saya noralia dari Semarang. Apakah mutlak kalau penelitian di sekolah harus menggunakan PTK? Karena setahu saya ada berbagai jenis penelitian yaitu eksperimen, deskriptif/kualitatif, R&D dan PTK itu sendiri. Apakah tidak boleh jika kita memilih penelitian R&D atau eksperimen yang ada kelas eksperimen dan kelas pembanding, terlepas ini nantinya digunakan atau tidak sebagai syarat kenaikan pangkat.
- Assalamu'alaikum buk Rahmi, saya Ratna dari Sigli. Ingin menanyakan apa perbedaan jurnal, artikel dan PTK. Trima kasih
Jawaban dari narasumber :
1. Nah... Pandangan ini yang
salah ibu. Jangan membuat PTK karena mau naik pangkat, usahakan 1 tahun
Pelajaran minimal 1 PTK, jadi pas naik pangkat aman dan tenang karena kita sudah
siap buka
2. Dari luar maksudnya buku-buku
bacaan? Untuk referensi tahunnya harus 10 tahun ke belakang jadi kita cari
judul dan pengarang yang sama tapi edisi terbaru.
3.
Antara
PTK dan Best Practice tidak sama ibu.
Best Practice pengalaman terbaik. Untuk lebih jelasnya lihat buku 4 dan
buku 5 Pedoman Kenaikan pangkat.
4. Penelitian menggabarkan
bagamana hasil penelitian dari siklus 1- 3 disertai data tabel hasil
Penelitian.
5. Penelitian diskriptif :
peneliti mampu mengidentifikasi mengapa,
apa dan bgmn fenomena sosial... Banyak sekali gejala sosial yg terkadang
kita bisa memprediksinya.
6. Hasil Penelitian
menggabarkan bgmn hasil penelitian dari siklus 1- 3 disertai data tabel hasil
Penelitian.
7. Cukup jelas dan gamblang
meskipun sedikit agak repot untuk mengolah data, grafik dan tabel...
8. Saya ibu setiap menyusu
RPP satu semeter, saya sudah merencanakan bab mana yang akan saya buat PTK, dan
kira-kira siswa mengalami kesulitan dan pakai metode apa, model pembelajarannya
bagaimana jadi betul-betul saya persiapkan.
9.
Ibu
idealnya abstrak itu ada bahasa Indonesia dan ada yang bahasa Inggris. Dengan membuat PTK kita bisa mendapat: Jurnal
Ilmiah baik cetak atau online, PTK juga harus diseminarkan, ada berita
Acara, ada undangan dll seperti dalam
PPT saya, insya'allah nilai 4, dan jangan
lupa ada bukti Surat Keterangan Penyerahan PTK ke Petugas Perpustakaan pasti
lolos kenaikan pangkatnya... 💪💪💪
10.
Ibu
saya juga bukan orang yang pandai merangkai kata. Tapi saya berusaha banyak
membaca PTK orang lain lnternet, lalu saya tulis, setelah selesai saya baca berulang-ulang,
saya tunjukkan ke teman guru Bhs Indonesia,
tlnh dikoreksi kekurangannya dimana, sampai bisa jadi paragraf yang enak
dibaca...
11.
Menarik
atau tdk tergantung kita merangkai kata2, bahasa Indonesia yang baik, titik,
koma dan Huruf besar dan huruf kecil tepat pengunaannya.
12.
Ibu
menulis artikel bisa dari kejadian, peristiwa atau gejala yg ada disekitar kita
sehari2. Contoh apa dampak Pandemi Covid -19 terhadap ekonomi masyarakat. Atau
dengan adanya Pandemi Covid 19 masalah apa yg dihadapi orangtua peserta didik
cukup tulis 500-1000 kata ada masalah ada bahasan, ada solusi kirim ke redaksi
majalah atau surat kabar, dapat COIN dan POINT. Coin dpt honorPOINT dapat nilai
2 untuk kenaikan pangkat jika majalah/surat kabar Nasional. Kalau surat kabar
dan majalah regional / provinsi nilai 1, 5
13.
Penulis
Umum itu bisa menulis buku teks Pembelajaran,
kalau yang khusus menulis buku ilmiah atau buku Motivator
14.
Boleh
ibu, untuk unsur utama kenaikan pangkat tdk harus PTK, bisa Artikel Ilmiah yang
sudah dipublikasikan di Majalah atau Surat Kabar lokal atau Nasional.
15.
Semakin
sering menulis artikel, dan semakin sering pula dimuat di Surat kabar Regional
atau Nasionalmaka semakin banyak tabungan Publikasi Ilmiah. Semakin cepat naik
pangkat, dengan jujur dan bermartabat. Dan bukan sebagai guru Plagiat .
16.
Riset
and Development juga bias kebetulan saya pengampu mapel PKWU bisa pakai R &
D
17.
Artikel
sedang antara 1500-2000 kata, artikel berasal dari fenomena / kejadian
disekeliling kita, ada permasalahan, pembahasan dan kesimpulan tanpa / dengan
penelitian
18.
Jurnal
adalah ringkasan dari PTK yang diringkas menjadi kurang lebih 10-15
halaman, jika jurnal online kata-kata
plagiat dalam jurnal minimal 30% dari keseluruhan kata dlm jurnal.
Kesimpula
:
o Marilah kita membiasakan
menulis setiap hari sedikit demi sedikiy
lama jadi bukit... Eeh Buku
o Hari ini pertanyaan
terbanyak seputar PTK, ada juga artikel dan Best Practice
o Untuk PTK minimum 2
siklus, alangkah lebih baik jika 3 siklus
o Untuk merangkai kata
kata dalam PTK perlu banyak membaca dan latihan
o PTK menggunakan 2 variabel
yakni variabel X dan Y. Apakah perlu pakai metode / model. Kalau metode itu
metode Ceramah, diskusi kelompok atau pemberian tugas. Kalau model bisa
menggunakan Cooperative Learning, PBL atau PJBL. Cooperative Learningada Think
Pair Share, Make a Match dll
o Utk menulis artikel
dimajalah atau surat kabar, dng 500- 1000 kata sdh jd artikel asal dalam
paragraf sdh ada latar belakang. permasalahan dan paragrag berikutnya solusi
6-9 paragraf, paragraf ke 10 ada kesimpulan.Terkadang tiap penerbit punya
aturan dan kriteria yg berbeda.
o Menulis selain bisa
menjadi hobi atau kebiasaan jika kita bisa mencoba mengirim ke Surat kabar / majalah bisa
mendapat COIN dan POINT.Semakin sering menulis dan dipublikasikan semakin cepat
naik pangkat jujur dan bermartabat.
Sekian dulu resume/ kesimpulan workshop belajar menulis hari ini.Jika
ada kata2 atau tulisan yg tdk berkenan saya mohon maaf yg sebesar2nya.Saya
disini bukan yg paling pintar, tetapi kita
belajar sharing bersama agat bisa menjadi guru yg hebat, profesional dan berkompeten.. Dan selamat
menunaikan ibadah suci Romadhon bagi yg menunaikannya. Wass Rahmi Wilandari
